BBPKS Laksanakan Pelatihan Pengajar Utama Revitalisasi Bahasa Daerah

BANJARMASIN–Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan kegiatan Pelatihan Pengajar Utama Revitalisasi Bahasa Daerah Tahun 2023. Kegiatan ini merupakan salah satu tahap dari rangkaian kegiatan Revitalisasi Bahasa Daerah yang akan melatih calon pengajar utama berjumlah total 251 orang.

Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 15—18 Mei 2023 di Hotel Best Western Kindai Banjarmasin ini akan melatih calon pengajar utama bahasa Banjar dari Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, dan Kabupaten Barito Kuala dengan total peserta 73 orang. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru, Dedy Sutoyo, S.S.T.P, M.M.

revitalisasiMateri yang disampaikan dalam pelatihan ini ialah: Praktik Baik Menulis Puisi Berbahasa Banjar, Menulis Cerpen Berbahasa Banjar, Bercerita dalam Bahasa Banjar, Berpidato dalam Bahasa Banjar, dan Komedi Tunggal Berbahasa Banjar.

Para guru utama yang telah mengikuti pelatihan ini nantinya akan melakukan pengimbasan di daerah masing-masing baik kepada para pengajar lainnya maupun kepada siswa. Tujuan utama kegiatan Revitalisasi Bahasa Daerah ialah meningkatkan kebiasaan berbahasa daerah dalam kehidupan masyarakat untuk menghindarkan bahasa daerah dari kepunahan.

Hari kedua kegiatan Pelatihan Pengajar Utama Bahasa Banjar yang diselenggarakan di Hotel Best Western Kindai Banjarmasin diikuti oleh seluruh peserta kegiatan dengan antusias. Pelatihan dilakukan di kelas terpisah yaitu kelas untuk calon pengajar utama jenjang SD dan jenjang SMP.

Para narasumber kegiatan yang tampil pada hari kedua ini ialah Nailiya Nikmah dengan materi Praktik Baik Pembelajaran Menulis Cerpen Berbahasa Banjar di kelas SD dan Ridho Amalia dengan materi Praktik Baik Pembelajaran Menulis Puisi Berbahasa Banjar di jenjang SMP. Para peserta menyimak materi dengan semangat dan antusias.

Nailiya Nikmah dan Ridho Amalia dalam pemaparan materinya menekankan bahwa baik penulisan cerpen maupun penulisan puisi berbahasa Banjar harus diawali dengan penguasaan kosakata yang baik terhadap kosakata Banjar.

Keterampilan dalam mengeksplorasi kosakata Banjar dengan baik akan membuat kosakata tersebut menjadi semakin istimewa dan kaya makna. Sementara itu, dalam proses pembacaan, baik puisi maupun cerpen berbahasa Banjar harus memperhatikan dialek dengan baik.

Hari ketiga dan keempat kegiatan Pelatihan Pengajar Utama Bahasa Banjar sebagai bagian rangkaian program Revitalisasi Bahasa Daerah yang diselenggarakan di Hotel Best Western Kindai Banjarmasin, 15—18 Mei 2023, diisi dengan pelatihan materi lanjutan dua hari sebelumnya.

Peserta kegiatan mendapatkan materi Praktik Baik Pembelajaran Berpidato, Bercerita, dan Komedi Tunggal dalam Bahasa Banjar. Ketiga materi tersebut disampaikan oleh tiga orang narasumber yaitu Dr. Hj. Ida Komalasari, M.Pd., Abdurrahman El Husaini, dan Mukhlis Maman.

Peserta kegiatan tidak hanya menyimak materi pelatihan tetapi juga melakukan praktik berpidato, bercerita, dan komedi tunggal. Kegiatan pelatihan berlangsung dengan penuh semangat. Kegiatan diakhiri dengan penyusunan komitmen bersama antara Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Selatan dan para pengajar utama yang telah mengikuti kegiatan pelatihan.

Komitmen tersebut juga disertai dengan rencana tindak lanjut yang akan dilakukan oleh para pengajar utama untuk melaksanakan pengimbasan di daerah masing-masing. Kegiatan Pelatihan Pengajar Utama Bahasa Banjar tahap kedua akan dilakukan pada 22—25 Mei 2025 dan akan dihadiri oleh para calon pengajar utama dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Tengah, Balangan, dan Tabalong berjumlah total 85 orang.

(twj)